Loading...

  • Senin, 14 September 2026

Kankemenag Asahan Dorong Penyuluh Agama Aktif Berdakwah di Media Sosial dan Perkuat Kelembagaan

Fg

Kisaran (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., memberikan bimbingan dan arahan penting dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluh Agama Islam, Senin (14/09/26). Kegiatan strategis ini diselenggarakan dengan penuh khidmat bertempat di Masjid Al-Ahya, Kecamatan Tinggi Raja. Seluruh jajaran penyuluh agama hadir untuk mendengarkan evaluasi serta strategi penguatan peran di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Kakankemenag Asahan didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Faisal Sadat., M. Hum., menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana syiar agama masa kini. Beliau berharap para penyuluh aktif memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, maupun Facebook dan yang lainnya untuk menyampaikan kajian-kajian keislaman. Konten yang diunggah dapat memuat pandangan tentang kehidupan harian maupun materi edukatif yang efektif meningkatkan keilmuan masyarakat.

Selain edukasi digital, penguatan kelembagaan di tingkat tapak juga menjadi fokus utama yang disampaikan beliau. Kakankemenag mengimbau bagi penyuluh yang belum membentuk Majelis Taklim di wilayah binaannya untuk segera memulainya. Setelah terbentuk, penyuluh diminta untuk segera mengurus Surat Keputusan (SK) resmi agar legalitas kegiatan keagamaan tersebut terjamin.

Mengenai keberadaan Rapat Koordinasi, beliau meminta seluruh peserta untuk tidak memandang sebelah mata agenda rutin ini. Rakor hendaknya tidak dijadikan sekadar kegiatan formalitas belakangan yang dianggap tidak penting oleh para anggotanya. Sebaliknya, wadah ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyusun rencana kerja strategis ke depan.

Sikap tegas juga ditunjukkan Kakankemenag terhadap kedisiplinan dan komitmen para pegawai di lingkungan Kemenag Asahan. Beliau meminta agar penyuluh yang tidak hadir dalam Rakor ini segera dipanggil untuk dimintai keterangan secara langsung. Evaluasi tersebut bertujuan untuk memahami alasan serta maksud ketidakhadiran mereka demi menjaga integritas organisasi.

Pada penutupan bimbingannya, beliau mengingatkan kembali beberapa prioritas program kerja yang wajib direalisasikan dalam waktu dekat. Selain fokus menjalankan program desa binaan dan penerbitan SK Majelis Taklim, aspek pengembangan kapasitas SDM juga menjadi perhatian utama. Beliau menginstruksikan agar segera dirancang pelatihan kompetensi digital khusus bagi para penyuluh.

Melalui arahan komprehensif ini, diharapkan para penyuluh agama di Kabupaten Asahan semakin adaptif dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan secara tatap muka, tetapi juga memberikan dampak positif di ruang digital. Sinergi yang kuat diharapkan dapat mewujudkan masyarakat Asahan yang lebih religius dan cerdas literasi.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post