Loading...

  • Sabtu, 30 Mei 2026

Ka. KUA Simpng Empat Sukses Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban

kepala KUA Simpang Empat, Penyuluh, Penghulu, Staf KUA serta Toga dan Tomas dan Warga Jampalan Proyek

Simpang Empat, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama  Simpang Empat Azwar Gunawan  menyambut antusias kala gema kumandang takbir, tahmid dan tahlil memecah langit KUA Hamparan Perak pertanda  dilaksanakannya kegiatan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 oleh Kementerian Agama Kabupaten Asahan di Mushalla Al-Ikhlas Jampalan Proyek Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat, Rabu (27/05/2026

                                      

Turut hadir Kepala KUA Simpang Empat Azwar Gunawan, SH. MH, Penyuluh Agama Islam Imam Rojali, SH. Rahmad Wahyudi, SH. Abdul Basid Lubis, S.Pd.I. Penghulu Amri, SH. Alfathul Hisaby Sitorus, S.Th.I. Administrasi Kepenghuluan, Samiono, S.Pd.I. Penata Layanan Operasional Isma Sawitri, S.Pd.I. Ayu Novalia Marpaung S.Pd staf KUA  Simpang Empat serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

 

Kepala KUA Kecamatan Simpang Empat menyampaikan pesan Kemenag RI, bahwa Spirit kurban yaitu merawat alam dan kemanusiaan. "Ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan tahunan, melainkan juga menjadi media transformasi spiritual, sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan," ujarnya. 

 

Selanjutnya Azwar Gunawan menjelaskan kurban adalah cara kita berterima kasih kepada Allah atas segala nikmat, rezeki, dan kehidupan yang Dia berikan. "Kita mengakui bahwa semua titipan ini pada hakikatnya milik Allah dan kita siap menginfakkannya di jalan-Nya, "tambahnya. 

 

 

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa daging dan darah hewan qurban tidak akan pernah sampai kepada Allah, yang sampai adalah ketakwaan kita. Secara filosofis, menyembelih hewan kurban adalah simbol dari ‘menyembelih’ sifat-sifat kebinatangan di dalam diri kita. Kita memotong sifat egois, serakah, sombong, dengki. Kita menggantinya dengan sifat-sifat kasih sayang, kepedulian sosial, juga  ibadah qurban memiliki keistimewaan yang luar biasa. 

 

Pada akhirnya, esensi utama kurban bukanlah seberapa banyak daging yang dibagikan, melainkan ketulusan hati dan ketakwaan yang sampai kepada Allah SWT. Semoga ibadah kurban tahun ini menjadi berkah yang membersihkan jiwa serta mempertebal keimanan kita semua.

 

(AHS)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 July 2024
Lihat Semua Post