Perkuat Sinergi, Kasi Penmad Kemenag Asahan Hadiri Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Loading...
Kisaran (Humas). Ka. Kankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan Dr. H. Saripuddin Daulay. M.Pd. Berikan Bimbingan dan Arahan pada Sosialisasi Juknis Bos Madrasah dan Juknis KSM/MYRES Tingkat Satuan Madrasah MTs(Rabu, 12/06/2024).
Kegiatan ini diadakan di MTs N 2 Asahan yang dihadiri oleh seluruh kepala Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Asahan.
Ka. Kan. Kemenag Asahan yang didampingi oleh Kasi Pend. Madrasah Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos.M.I.Kom, Ka. MTs N 1 dan 2 Asahan menyampaikan Juknis (Petunjuk Teknis) Pengelolaan Bantuan Operasional (BOS) Nomor 1291 Tahun 2024 mengawali bimbingannya.
“banyak perubahan-perubahan di juknis 2024 ini. Ini harus kita pahami bahwa ini merupakan regulasi yang menjamin ketertiban dan keamanan terkait penggunaan dana BOS dan ini harus betul-betul kita pedomani”, terang Saripuddin.
Selain itu juga Saripuddin menjelaskan beberapa prinsip-prinsip yang harus di pedomani oleh setiap madrasah dalam mengelola dana BOS yakni Akuntabel dan Efektifitas.
“seluruh penggunaan dana BOS ini dimintai pertanggungjawaban sedetail-detailnya bukan hanya secara administrasi tetapi juga dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT. Olehkarenanya kepada seluruh madrasah agar betul-betul jelas secara akuntabel yang bisa dipertanggungjawabkan”, tegas Saripuddin.
Kedua terkait efektifitas Saripuddin mengingatkan bahwa hasil dari pengelolaan dana BOS ini harus jelas hasilnya, manfaatnya dan kegunaannya.
“seluruh madrasah tetap mempedomani regulasi dari KPK juga, sehingga tidak ada masalah dikemudian hari. Dan untuk itu efektifitas dari pengelolaan ini harus tepat sasaran dengan skala prioritas”, jelas Saripuddin.
Selain itu Saripuddin juga menegaskan untuk kewajiban partisipasi setiap madrasah untuk mengikuti KSM yang tidak lama lagi akan dilaksanakan.
“semua madrasah harus berperan aktif dalam KSM tahun ini, karena ini juga salah satu tolak ukur madrasah mengetahui potensi para siswanya. Kegiatan ini juga sebagai cara untuk menghimpun dan memetakan potensi-potensi siswa dari setiap madrasah”, sambung Saripuddin.
Menurutnya masih belum cukup semangat dari setiap madrasah dalam memajukan madrasahnya masing-masing dilihat dari tahun-tahun sebelumnya.
“semua kita harus satu barisan satu komando, untuk melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik. Yang sudah baik kita tingkatkan, yang tidak baik ditinggalkan atau diperbaiki. Kita semua harus mempunyai cara berpikir yang nasional, meluas bukan hanya untuk berpikir maju di local dan regionalsaja”,terang Saripuddin.
Dalam kegiatan ini Saripuddin berharap tidak ada masalah dikemudian hari terkait pengelolaan Dana BOS, kemudian madrasah Kab. Asahan dapat meraih juara nasional pada KSM maupun MYRES nanti. Beliau juga berharap semua madrasah mendukung program tahunan ini dengan mempersiapkan peserta didiknya untuk bertanding baik tingkat madrasah, kabupaten, provinsi dan nasional.(FR)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA., secara resmi menyerahkan piagam penghargaan bergengsi...
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi finalisasi persiapan pelaksanaan ibadah qurban menyambut Hari Raya Idul...