MIN 5 Asahan Gelar Upacara Hardiknas: Perkuat Sinergi Demi Mewujudkan Pendidikan Bermutu
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Loading...
Hessa Perlompongan (Humas). Ada yang
istimewa dalam pelaksanaan upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN)
5 Asahan pada Senin pagi, 13 Oktober 2025. Bertindak sebagai pembina upacara
adalah Ibu Rusminah,S.Pd., salah seorang
guru r di madrasah tersebut. Dalam amanatnya yang hangat dan inspiratif, ia
mengangkat tema "Empat Kata Ajaib" sebagai pengingat untuk memperkuat
fondasi akhlak dan budi pekerti para siswa.
Upacara yang
berlangsung di lapangan utama MIN 5 Asahan ini menjadi sarana pendidikan
karakter yang efektif. Melalui tema sederhana namun mendalam tersebut, pihak
madrasah, yang diwakili oleh seorang guru, berupaya membudayakan kembali
nilai-nilai kesopanan di kalangan siswa sebagai bekal penting dalam kehidupan
sosial mereka di masa depan.
Sejak pukul 07.15 WIB, ratusan siswa
dari kelas I hingga VI telah berbaris dengan rapi, mengenakan seragam
putih-merah lengkap. Para petugas upacara yang terdiri dari siswa-siswi kelas V
menjalankan tugas mereka dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Suasana
khidmat begitu terasa saat sang Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan
Indonesia Raya yang dinyanyikan serempak oleh seluruh peserta upacara.
Momen puncak yang dinantikan tiba saat
pembina upacara, Rusminah, S.Pd., melangkah ke podium untuk menyampaikan
amanat. Dikenal sebagai sosok guru yang ramah dan dekat dengan siswa, beliau
berhasil mencairkan suasana formal upacara dengan pendekatan yang interaktif.
"Assalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh. Anak-anakku, calon pemimpin masa depan yang ibu cintai dan
banggakan," sapa Rusminah, mengawali amanatnya dengan senyum yang khas.
"Pagi ini, Ibu tidak akan berbicara panjang lebar tentang peraturan. Ibu ingin
mengajak kalian semua untuk mengingat kembali empat kata yang sangat sederhana,
tapi memiliki kekuatan seperti sihir. Itulah mengapa kita menyebutnya 'Empat
Kata Ajaib'."
Beliau kemudian mengajak para siswa
untuk menebak dan menyebutkan keempat kata tersebut. Suara riuh para siswa yang
antusias menjawab membuat suasana lapangan menjadi lebih hidup. Pak Ridwan lalu
menguraikan makna dan pentingnya setiap kata.
"Yang
pertama adalah 'Tolong'.
Ketika kita butuh bantuan, sekecil apapun, biasakanlah untuk mengawalinya
dengan kata 'tolong'. Kata ini mengajarkan kita untuk rendah hati dan
menghargai orang lain," jelasnya sambil memberikan contoh, "Misalnya,
'Teman, tolong ambilkan pensilku yang jatuh'."
"Yang
kedua adalah 'Maaf'.
Ini adalah kata untuk para pemberani. Hanya anak-anak yang hebat dan
bertanggung jawab yang berani mengucapkan 'maaf' ketika mereka sadar telah
melakukan kesalahan. Jangan malu, karena meminta maaf itu mulia."
Amanat
dilanjutkan dengan kata ketiga dan keempat. "Kata ajaib yang ketiga adalah
'Terima Kasih'. Selalu
ucapkan kata ini setiap kali kalian menerima bantuan atau kebaikan, baik dari
guru, orang tua di rumah, maupun teman-temanmu. Ini adalah cara kita bersyukur.
Dan yang terakhir, 'Permisi'.
Sebuah kata singkat yang menunjukkan sopan santun kita saat mau lewat di depan
orang lain atau ketika hendak bertanya."
Amanat
tersebut mendapat sambutan positif, tidak hanya dari siswa tetapi juga dari
jajaran dewan guru lainnya,yang turut mengikuti upacara, menyatakan
apresiasinya.
Para siswa pun tampak antusias dan memahami pesan yang disampaikan. Upacara bendera di MIN 5 Asahan pagi itu berhasil mengubah seremoni rutin menjadi sebuah sesi pembelajaran karakter yang efektif, meninggalkan pesan mendalam bagi seluruh warga madrasah tentang kekuatan dari kata-kata sederhana yang mampu membangun peradaban yang lebih baik.(nm)
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akdemik (TKA) tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangs...
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....