Loading...

  • Kamis, 30 April 2026

Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadhan 1447 H, MTsN 2 Asahan Awali dengan Sholat Dhuha, Dzikir, dan Tadarus Bersama

Kegiatan Siswa MTsN 2 Asahan dihalaman Madrasah

Kisaran (Humas) – Hari pertama masuk sekolah di bulan suci Ramadhan 1447 H di MTsN 2 Asahan berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Tidak hanya menjadi awal dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat pembiasaan ibadah dan membangun karakter religius seluruh warga madrasah.

Sejak pagi hari, para siswa telah hadir lebih awal dengan wajah penuh semangat. Mereka berkumpul dengan tertib di lapangan madrasah untuk melaksanakan sholat Dhuha berjama’ah. Di bawah langit pagi yang cerah, barisan siswa tampak rapi dan khusyuk mengikuti setiap gerakan dan bacaan sholat. Suasana yang biasanya dipenuhi canda dan tawa, pagi itu berubah menjadi penuh kekhidmatan. Sholat Dhuha yang dilaksanakan bersama di Halam Madrasah ini menjadi simbol harapan agar setiap langkah dalam menuntut ilmu senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Usai sholat, kegiatan dilanjutkan dengan Dzikir bersama. Lantunan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir menggema secara serempak, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyentuh hati. Para siswa mengikuti dengan penuh penghayatan, memanfaatkan momen Ramadhan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan semakin terasa syahdu ketika sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dilantunkan bersama-sama. Suara merdu para siswa berpadu menjadi satu, menghadirkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW serta semangat untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah rangkaian kegiatan di lapangan selesai, seluruh siswa diarahkan kembali ke kelas masing-masing untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama. Di dalam kelas, suasana tetap terjaga khusyuk. Dengan dipandu wali kelas dan guru, para siswa membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran. Ada yang membaca dengan tartil, ada pula yang masih belajar memperbaiki makhraj dan tajwidnya. Para guru dengan sabar membimbing dan memberikan arahan, sehingga kegiatan tadarus tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga proses pembelajaran yang bermakna.

Kepala MTsN 2 Asahan Drs. Daman Huri Lubis, M.Pd dalam arahannya menyampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan jiwa. Ia menekankan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk akhlak dan karakter. “Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang lembut, akhlak yang baik, dan kebiasaan ibadah yang kuat. Hari pertama ini kita awali dengan ibadah agar menjadi fondasi yang kokoh sepanjang Ramadhan dan seterusnya,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan agar para peserta didik dapat menjaga sikap etika dan akhlak agar kualitas puasanya tetap terjaga, karena dalam menjalankan ibadah puasa itu bukan hanya menahan haus dan lapar saja, tetapi menahan segala hal yang dapat mengurangi pahala puasa bahkan membatalkan puasa.

Para siswa pun mengaku merasa senang dengan kegiatan yang dilaksanakan. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan ketenangan batin sebelum memulai pelajaran. Momentum Ramadhan benar-benar dimanfaatkan oleh MTsN 2 Asahan untuk menghadirkan suasana belajar yang religius, nyaman, dan penuh makna.

Dengan rangkaian sholat Dhuha, dzikir, sholawat, serta tadarus Al-Qur’an bersama, hari pertama sekolah di bulan suci Ramadhan ini menjadi awal yang penuh keberkahan. Diharapkan, semangat ibadah dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan madrasah, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (MI)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post