Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Hari Pertama Masuk Madrasah di Bulan Ramadhan, MIN 7 Asahan Awali dengan Shalat Dhuha dan Kultum

Kultum MIN 7 ASAHAN
Pertahanan (Humas)- Suasana penuh keberkahan dan semangat menyelimuti hari pertama masuk madrasah di bulan suci Ramadhan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan. Sejak pagi hari, para siswa datang dengan wajah ceria dan penuh antusias, membawa semangat baru untuk menuntut ilmu sekaligus meningkatkan ibadah di bulan yang penuh rahmat ini.Senin (23/02/26)

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah di aula madrasah. Seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan mengikuti shalat dengan khusyuk dan tertib. Lantunan doa dan dzikir selepas shalat menambah suasana religius yang begitu terasa di seluruh lingkungan madrasah.

Kepala MIN 7 Asahan Dr. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag. M.A dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter siswa yang lebih disiplin, sabar, dan berakhlak mulia. “Hari pertama masuk di bulan Ramadhan ini menjadi awal yang baik untuk membiasakan anak-anak meningkatkan ibadah, salah satunya dengan shalat Dhuha dan mendengarkan kultum,” ujar Hadi Rafitra Hasibuan 

Setelah shalat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh salah satu guru MIN 7 Asahan Muhammad Jaidz Haritsah Al Ghiffar, S.Pd dengan tema Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala, seperti berkata kasar, berbohong, dan bermalas-malasan.

Muhammad Jaidz Haritsah Al Ghiffar, juga mengajak para siswa untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an, membantu orang tua di rumah, menjaga kebersihan, serta tetap semangat belajar walaupun sedang berpuasa. Anak-anak tampak menyimak dengan penuh perhatian, bahkan beberapa siswa terlihat mengangguk tanda memahami pesan yang disampaikan.

Kegiatan hari pertama ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter islami bagi seluruh warga madrasah. Para guru berharap kebiasaan baik yang dimulai di awal Ramadhan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten hingga akhir bulan, bahkan menjadi kebiasaan di luar bulan Ramadhan.

Dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar yang diawali shalat Dhuha dan kultum bertema puasa, MIN 7 Asahan menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlakul karimah. Semangat Ramadhan pun diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh siswa untuk meraih prestasi sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.(ms)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 10 October 2024
Lihat Semua Post