Guru MIN 9 Asahan Bacakan Ayat Suci Al-Qur'an pada Pembukaan Seminar Kurikulum Cinta Madrasah dalam Rangka HARLAH ke-17 PGM Indonesia
Pematang Sei Baru (Humas). Dalam rangka memperingati Hari Lahir (HARLAH) ke-17 PGM Indonesia, sebuah seminar bertema “Implementasi Kurikulum Cinta di Madrasah”
diselenggarakan pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini dibuka dengan
lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara khidmat oleh salah
satu guru dari MIN 9 Asahan, yaitu Ardiansyah, S.Pd.
Ardiansyah
ditunjuk secara khusus sebagai Qori pembuka acara oleh panitia
pelaksana karena dinilai memiliki kemampuan tilawah yang baik dan
merupakan sosok guru muda yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Bacaan
yang dilantunkan membuka suasana seminar dengan penuh kekhusyukan dan
menjadi sorotan positif dari para peserta dan tamu undangan.
Dalam wawancara singkat, Ardiansyah, S.Pd. mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. “Saya
merasa sangat senang dan terhormat bisa ikut memeriahkan acara penting
ini, apalagi bisa memberikan kontribusi dalam bentuk bacaan Al-Qur’an di
hadapan tokoh-tokoh pendidikan madrasah. Ini pengalaman yang sangat
berharga bagi saya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kepala
MIN 9 Asahan, Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag., M.A, menyampaikan
rasa bangganya atas keikutsertaan guru dari madrasah yang beliau pimpin.
“Saya sangat mengapresiasi penunjukan Ardiansyah sebagai pembaca ayat
suci Al-Qur’an dalam pembukaan seminar. Ini menunjukkan bahwa guru MIN 9
Asahan mampu tampil di forum dan membawa nama baik madrasah,” ungkap
beliau.
Lebih lanjut, Dr. Hadi Rafitra,
yang juga dikenal sebagai Kepala MIN 9 Asahan dan saat ini menjabat
sebagai Ketua Umum PGM Indonesia, berharap agar seluruh guru di
lingkungan madrasah terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang
akademik maupun spiritual. Menurut beliau, kemampuan membaca Al-Qur’an
dengan baik adalah salah satu modal utama bagi seorang pendidik madrasah
dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik.
Acara
seminar ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A, Kasi
Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom, dan narasumber nasional
Assoc. Prof. Dr. Mursal Aziz, M.Pd.I, serta para pengurus dan anggota
PGM Indonesia.
Penampilan Ardiansyah di
awal acara turut menyemarakkan dan menambah nilai spiritual dari seminar
yang mengangkat pentingnya membumikan nilai cinta dalam sistem
pendidikan madrasah. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh
peserta dan narasumber, sebagai simbol persatuan dan komitmen membangun
madrasah yang lebih berkarakter dan religius.(fa)