Loading...

  • Senin, 28 September 2026

Grebek Pasar WHO 2026, Penyuluh Agama dan LP3H UNA Dampingi UMKM Menuju Produk Halal

Bimbingan Penyuluhan Si halal

Kisaran (Humas)  — Dalam rangka menyambut Wajib Halal Oktober (WHO) 2026, Penyuluh Agama Islam bersama Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Universitas Asahan (UNA) melaksanakan kegiatan “Grebek Pasar”, berupa sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kisaran, Senin, 28 September 2026.

Kegiatan diawali dengan berkumpul di Masjid Raya Kisaran, Jalan Imam Bonjol, sekaligus melaksanakan salat Isya berjamaah, sebelum bergerak bersama untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM.

Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Dr. H. Faisal Sadad S. Harahap, MH, turut mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran Kementerian Agama menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah, didampingi Makmur Hasibuan, turut memberikan bimbingan dan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam bimbingannya, disampaikan pentingnya peran Penyuluh Agama dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memberikan edukasi keagamaan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi umat.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan jaminan dan ketenangan bagi konsumen, sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kepercayaan terhadap produk yang mereka hasilkan.

Sementara itu, Ketua LP3H Universitas Asahan, Anwari Siregar, dalam bimbingannya menjelaskan pentingnya pendampingan proses produk halal bagi pelaku UMKM. Para pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai proses dan pentingnya memastikan bahan serta proses produksi memenuhi ketentuan halal.

Kegiatan Grebek Pasar tersebut berlangsung dalam suasana santun dan penuh kebersamaan. Para Penyuluh Agama dan pendamping halal turun langsung menyapa pelaku usaha, berdialog, serta memberikan informasi mengenai sertifikasi halal.

Kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kesadaran dan kepedulian pelaku UMKM terhadap produk halal, sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, IPARI, LP3H Universitas Asahan dan masyarakat dalam menyukseskan program Wajib Halal Oktober 2026.

“Dari pasar kita bergerak, dari UMKM kita menguatkan ekosistem halal. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post